Peringatan Maulid Nabi dalam Sorotan

Al Ustadz Ja’far Shalih
Hari itu istri-istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam kedatangan tiga shahabat menanyakan perihal ibadah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Sesampainya mereka disana diceritakanlah kepada mereka seperti apa ibadah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, selesai mereka menyimak keterangan para pendamping Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam seolah-olah mereka masih menganggapnya belum seberapa.

DUKUN PONARI DAN FENOMENA BATU PETIR (Muslim Indonesia di persimpangan jalan!? -2- )

Al Ustadz Abul Mundzir Jafar Salih

Ponari, nama yang sederhana, sesederhana orangnya. Tidak ada yang istimewa pada sosok bocah sepuluh tahun ini sampai suatu hari ia menemukan sebuah batu yang dikenal belakangan dengan sebutan “batu petir” dan konon diyakini “sakti”,

MUSLIM INDONESIA DI PERSIMPANGAN JALAN?! (1) (fenomena perdukunan, paranormal, dan batu petir)

Oleh Ust. Jafar Salih

(dukun adalah orang yang mengobati, menolong orang sakit, memberi jampi-jampi (mantra,guna-guna,dsb)… -http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.php). Dalam bahasa Arab dukun biasa diistilahkan dengan kahin, ‘arraaf, munajjim atau sahir (tukang sihir),

Dari Ibnu Taimiyyah untuk Sang Bunda

Bismillahirrahmanirrahim.
Dari Ahmad bin Taymiyyah kepada ibunda yang kami sayangi dan kami hormati, semoga Allah memberkahi usianya, memberikan beliau keselamatan dan kelapangan, serta menjadikan beliau sebagai salah satu hamba-Nya yang terbaik.

Fatwa Ulama’ Sunnah tentang Demonstrasi & Mogok Makan

Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- telah menetapkan bahwa seseorang tidak boleh memberontak kepada pemerintah, membangkang, durhaka, menyebarkan aibnya, baik lewat majalah, mimbar, pertemuan (majelis), dan lainnya, karena hal itu akan menimbulkan kerusakan; menyebabkan masyarakat tidak lagi segan, hormat, dan cinta kepada pimpinannya.

Bersabarlah, Jangan Sedih Wahai Saudaraku … !

Bulletin Al Wala wal Bara’ Edisi XIV/03/
Senang, bahagia, suka cita, sedih, kecewa dan duka cita adalah sesuatu yang biasa dialami manusia. Ketika mendapatkan sesuatu yang menggembirakan dari kesenangan-kesenangan duniawi maka dia akan senang dan gembira. Sebaliknya ketika tidak mendapatkan apa yang diinginkan maka dia merasa sedih dan kecewa bahkan kadang-kadang sampai putus asa.